Welcome to my "mind palace" and play ground. Find me here!

I just wanna express myself in a positive way ;)

Sebuah Renungan: “Udkhulu Fissilmi Kaaffah!”

Islam adalah sebuah jalan hidup diantara berpuluh, ratus, bahkan mungkin ribuan jalan hidup lainnya. Orang-orang yang mengambil jalan hidup ini (Muslim) pun yakin bahwa Islam dengan isi ajaran dan aturannya merupakan cara teraman untuk membangun kehidupan. Seseorang dapat dikatakan Muslim jika ia mengakui Allaah sebagai tuhannya dan Muhammad bin ‘Abdullaah sebagai utusan Allaah. Namun begitu, pernyataan tersebut harus disertai dengan keyakinan dan tindakan yang nyata. Sebab, selayaknya orang yang sedang jatuh cinta, iman (tanda cinta seorang Muslim kepada Allaah) memerlukan bukti nyata.

Sebagai seorang Muslim, hendaknya ia sedikit berkaca, merefleksikan diri ditengah hiruk pikuk kehidupan dunia. Sudahkah ia benar-benar menjadi Muslim? Sudahkah ia membuktikan pada Allaah bahwa ia telah mengambil jalan-Nya dengan sempurna? Sebab menjadi Muslim sejati artinya memilih sebuah jalan hidup dengan ridho Allaah sebagai ‘variabel determinan’-nya. Sebab Islam merupakan sebuah paket yang sempurna berisi perintah dan larangan dari Allaah, sebuah paket cinta, dan Muslim sejati adalah ia yang ‘memakai’ secara keseluruhan paket tersebut dengan harapan Sang Pengirim akan ‘bahagia’(ridho) dan memberikan hadiah-hadiah cinta lainnya di kehidupan, termasuk hadiah kehidupan akhirat yang bahagia.

Ini yang menjadi titik terkritis, akhirat. Ketika Muslim memilih islam sebagai jalan hidupnya, dan melakukan perjalanan hidup di dunia mengatasnamakan setia kepadanya, ia sesungguhnya sedang ‘mengutilisasinya’ menuju pintu akhirat. Di akhirat ini semua tabir akan terbuka, sejauh mana ia menggunakan paket cinta Allaah (Islam) tersebut dengan sempurna. Sehingga ridho-Nya menjadi tiket untuk beristirahat di rumah-Nya, disambut oleh pelayan-pelayan-Nya, serta.. bertemu dengan-Nya. Dia memiliki rekam jejak perjalanan hidup seorang yang mengaku Muslim, Dia memiliki ‘CCTV’ untuk memutar kembali apakah paket yang Dia kirimkan digunakan dan dijaga dengan amanah atau malah sebaliknya.

Rumah-Nya ada dua jenis, ‘yang bersih’ dan ‘yang kotor’. Yang bersih dibukakan untuk para Muslim yang telah berhasil membuktikan komitmennya menjaga paket cinta, ia telah berhasil membuktikan iman yang digaung-gaungkannya di dunia. Sedangkan yang kotor, untuk yang mengaku beriman tetapi tidak menjaga dan menggunakan paket cinta Allaah sesuai apa yang diridhoi-Nya (Na’udzubillaah). 

Dan pada akhirnya, dunia ini adalah untuk akhirat. Muslim datang ke dunia untuk kembali pada akhirat. Pada akhirnya, akhirat adalah pencapaian sesungguhnya. Dan ridho Allaah yang menjadikannya selamat atau celaka. Dan seorang pun tidak dapat memastikan ridho-Nya, itu hak prerogatif-Nya. Maka dari itu, Allaah ta’ala berfirman (yang artinya) : “Berlomba-lombalah kalian menuju ampunan dari Rabb kalian dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-rasul-Nya. Itulah karunia dari Allah, Allah memberikannya kepada siapa pun yang dikehendaki oleh-Nya. Allah adalah pemilik karunia yang sangat agung.” (QS. al-Hadid: 21)”.

Sebab “Islam muncul dalam keadaan asing, dan ia akan kembali dalam keadaan asing, maka beruntunglah orang-orang yang terasingkan itu.” (HR. Muslim (208) dari Hadits Abu Hurairah dan Ibnu Umar radhiallaahu ‘anhuma), 

oleh karena itu..
“… Udkhulu fissilmi kaaffah! …”
“… Masuklah kepada Islam secara keseluruhan! …”
(Q.S. 2: 208)

-Sebuah renungan menggunakan variabel ‘ia’, silakan diganti dengan ‘aku’ atau ‘kita’. Sesungguhnya renungan untuk kita semua, semoga Allaah mengampuni kelalaian kita dan menghimpun kita di syurga-Nya. Aamiiiin..-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on June 2, 2013 by in Self Contemplation.
%d bloggers like this: