Welcome to my "mind palace" and play ground. Find me here!

I just wanna express myself in a positive way ;)

Allaah, terimakasih..

Ya Allaah, mengenal Engkau adalah hal terindah dalam hidupku. Mungkin inilah mengapa Ibrahim AS mencari Engkau, dalam setiap pekurannya, dalam pergantian siang dan malam, dalam setiap perubahan alam.

Hatinya merindui Engkau, merindu bersandar pada sesuatu yang kekal. Padahal ianya tumbuh dalam lingkungan yang sangat jauh dari mengenal Engkau. Dan ia senantiasa mencari, hanya Engkau.

Dan, ah, Engkau memang Maha Indah. Disaat yang lainnya berubah, Engkau Kekal. Disaat yang lainnya pergi, Engkau Ada, disaat yang lainnya tak mampu, Engkau Berkuasa.  Engkau, hanya Engkau.

Bulan di malam hari, hilang ditendang mentari di siang hari. Mentari di siang hari, hilang ditelan gulitanya pekat malam. Namun Engkau Kekal.

Allaah, itulah mengapa Ibrahim merelakan dirinya dibakar panas api, dan semakin kuatlah hatinya ketika Engkau membalas cinta Ibrahim, lewat mendinginnya panas api yang ia kira akan melumat dirinya, menghabisi kehidupannya.

Dan Engkau Ada! Engkau Nyata!

Engkau yang selama ini ia cari.

Fatwa hatinya benar, perjalanan cinta pun dimulai.

Engkau bernama, Allaah.

Terimakasih Allaah, mengenal Engkau adalah hal terindah dalam hidupku.

*Mungkin jika Engkau tidak menjawab Ibrahim AS saat itu, tidak akan ada ‘Ismail’, tidak juga ‘Muhammad’. Dan islam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on April 26, 2013 by in Sajak Cinta-Sastra.
%d bloggers like this: